Trigonal Translator ~ Penerjemah Inggris-Indonesia Profesional

03 Desember 2010

Filled Under:

Ambisius dan Individualis

Kendatipun berambisi itu dikatakan bukan sebagai penyakit kejiwaan, namun ada kalanya berambisi itu harus ditekan. ‘Walaa ahadan harasha ‘alaih’. Kata Nabi SAW (dan tidak pula atas orang yang berambisi untuk menjadi pejabat atau aparat). Bahkan dalam skala tertentu ambisi dapat dikatakan penyakit ruhani yang merusak. Nabi SAW tidak berharap pejabat lahir dari ambisi tersebut. Ini tersirat dari hadits tersebut di atas.

Seandainya ambisi menjadi pejabat itu dibolehkan, tentu nabi saw tidak akan atau menyetujuinya dengan kalimat sabdanya langsung. Tapi justru beliau malah menasehatinya agar sesekali jangan meminta atau berharap jadi pejabat karena tentu beban tanggung jawabnya akan lebih berat ketimbang yang diangkat dan ditunjuk oleh oang banyak.

Sudah disepakati oleh semua orang bahwa jabatan adalah amanah. Sebab dalam amanah terpikul tugas dari rakyat.

Seseorang yang keluar dari garis amanah berarti mempersulit orang yang berada di bawahnya. Dan melaksanakan amanah dengan baik dan maksimal berarti pula membantu rakyat sebagai orang yang berada di bawahnya.

0 comments:

Posting Komentar

Please don't spam here. Happy comments :D

Copyright @ 2013 Islam at Trigonal.